Penderitaan Orang Beriman

By admin

Logika manusia berkata: “Orang yang berserah kepada Tuhan, memberikan harta yang dimilikinya buat Tuhan,atau mencurahkan waktu buat pekerjaan Tuhan, maka hidupnya selalu dilindungi Tuhan.”  Jadi aneh secara logika jika ada orang baik dan benar hidupnya menderita.

Jadi sewajarnya, orang-orang baik dan benar kehidupannya mendapat jaminan kesuksesan hidup, sedangkan yang jahat kebalikannya. Tuhan senang dengan orang baik  dan benci orang yang jahat, maka wajar yang baik diberkati dan yang jahat dikutuk.

Tetapi sering kali, orang-orang yang baik dan benar malah hidup dalam penderitaan, sedangkan orang-orang yang jahat hidupnya malah sukses.

Sekali lagi logika kita ingin menegaskan bahwa orang beriman tidak pantas menderita, kalau orang yang banyak dosa baru pantas karena memang itu hukumannya. Hukuman ini yang membuat perbedaan antara orang yang beriman dengan orang berdosa. Tetapi mengapa kenyataannya hal demikian tidak selalu terjadi.

Dua macam penderitaan:

1. Menderita Karena Dosa

Penderitaan yang ini memang diakibatkan oleh kesalahan manusia itu sendiri. Orang yang memakai narkoba dan melakukan hubungan seks bebas terkena penyakit AIDS, pembunuh dipenjara karena melakukan pembunuhan, orang yang suka berjudi jatuh miskin dan sebab-sebab lainnya.

Walaupun begitu kita tidak bisa serta merta menghakimi bahwa dengan sendirinya orang yang terkena AIDS, dipenjara atau jatuh miskin pasti karena orang itu mempunyai dosa. Maksud saya, ada orang mengalami dampak atas sesuatu yang tidak diperbuatnya: orang yang mengidap AIDS karena suami/istrinya yang tidak setia atau juga karena transfusi darah yang tidak steril, orang yang dijebak sehingga masuk penjara, atau juga orang yang ditipu sehingga jatuh miskin.

Ataupun juga kita mau mengatakan bahwa orang jahat yang hidupnya menderita, itu sedang dihukum Tuhan dan Tuhan tidak mempunyai belas kasih kepada mereka. Tentu hal ini tidak sepenuhnya tepat.

2. Menderita Karena Kebenaran

Penderitaan inilah yang mau dimaksud oleh tulisan ini. Menderita karena kita berbuat sesuatu yang benar dan baik. Orang yang baik dan benar yang menderita bukan karena kesalahannya mendapat pelajaran yang berharga. Tidak gampang memang memang jika orang yang baik dan benar mengalami kesulitan, dan memang inilah adalah karunia.

Terkadang, segala hal-hal sulit yang datang membuat kita terpuruk dan bertanya-tanya. Tetapi justu melalui kesulitan dan penderitaan kita sedang ditempa untuk menjadi sosok yang lebih kuat dan berkarakter. 

Ada cerita dimana ada seorang yang kaya dan saleh. Hidupnya taat dan tak pernah lupa beribadah kepada Tuhan. Suatu waktu, atas seizin Tuhan, anak-anaknya mati seketika karena bencana, kemudian hartanya dijarah oleh orang-orang fasik, sedangkan dia hidup dengan penyakit yang menghinggapi kulitnya.

Orang-orang pun bingung. Teman-temannya menganjurkan agar dia segera bertobat bahkan istrinya sendiripun, yang tahu cara hidupnya, menyangsikan dia dan Tuhannya.

Saudara, memang hidup menderita itu tidak mudah. Tidak punya harta, kesehatan yang terus menurun, ataupun ditinggal oleh orang dikasihi pastilah membuat kita terpuruk dan bertanya-tanya. Tetapi saran saya adalah teruslah maju dan jangan berfokus pada kondisi kita. Kenapa?? Karena kalau kita hanya diam di tempat dan berfokus pada kondisi kita, kita menutup kesempatan untuk belajar dan mendapatkan peluang. Seperti pelangi yang indah, dia akan muncul setelah terjadinya hujan yang lebat.

Jadi jika anda terpuruk dan bertanya-tanya, hal ini adalah hal wajar tetapi menjadi tidak wajar kalau harus terpuruk dan bertanya-tanya seakan-akan mau mengatakan kita tidak pantas mendapatkan ini semua.

Sama seperti orang yang kaya dan saleh diatas, dia terpuruk dan bertanya-tanya tetapi dia tidak mau terus statis dan fokus pada kondisinya. Akhirnya Tuhan memulihkan keadaanya dan menjawab pertanyaan yang dimilikinya itu.

Tags: ,

Leave a Reply

Calendar

September 2010
M T W T F S S
« Nov    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Recent Comments